Rabu, 22 Juli 2009

Semarak Festival Layang-layang Internasional 2009

Tanggal 18-19 Juli 2009 telah berlangsung festival layang-layang Internasional di Pangandaran dengan dihadiri oleh Jepang, Cina dan Malaysia. Dan tentunya ditambah dari dalam negeri yang diwakili oleh utusan-utusan dari beberapa propinsi di Indonesia. Selain acara festival disana juga ada perlombaan layang-layang tradisional dan juga layang modern dan satu hal yang menarik dimana ada satu peserta yang menerbangkan layang-layang ikan dari tengah laut itu sangat menarik sekali untuk dinikmati.

Dan yang tidak kalah menariknya ditengah-tengah festival ada layang-layang yang putus sehingga menambah semarak dan untungnya putusnya tidak terlalu jauh karena besarnya layang-layang. Festival ini dimeriahkan oleh berjenis-jenis layang-layang mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar dan festival tahun ini sangat didominasi oleh layang-layang berbentuk naga. Sangat disayangkan kalau pada tahun depan fetival ini dilewatkan untuk itu untuk tahun depan maka saudara/i harus menghadirinya.

Jumat, 03 Juli 2009

Seminar Pendidikan

Tanggal 2 Juli 2oo9 pondok Karya Ayu mengadakan seminar pendidikan dengan tamu undangan adalah guru-guru Sekolah Kristen GKJ Patimuan. Sebagai tutornya dari Konfrens Jawa Barat dan Universitas Advent Indonesia (Pdt. S. Tjakrapawira & Bpk. Drs. P.J. Dompas, Bpk Iim Heriyana dan Ibu Sovie Wagiran).

Acara kami mulai pada pukul 18.00, dengan acara perkenalan dari seluruh peserta termasuk nara sumber yang dilanjutkan dengan acara makan bersama ala kadarnya. Selesai makan bersama acara diteruskan dengan sesi seminar tentang falsafah pendidikan kristen yang dipandu oleh Ibu. Sovie Wagiran. Dilanjutkan dengan tanya jawab dan acara diakhiri dengan seminar kesehatan yang dibawakan oleh Bpk. Iim Heriyana, yang menguraikan secara singkat tentang NEW START.

Acara ini adalah acara kerjasama antara gembala, ADRA dan missionaris sebagai bukti pelayanan kami kepada masyarakat luas sebagaimana rencana kedepan dari pondok Karya Ayu sebagai pusat pelatihan, maka kami mencoba memulai program ini dengan segala keterbatasan kami. Semoga program ini dapat terus berlanjut.